Sambut Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Agung Tribawanto Wujudkan Harapan Baru Lewat Program Bedah Rumah

 

PASAMAN BARAT | Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pasaman Barat kembali menunjukkan wajah humanis Polri melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, program bedah rumah bagi warga kurang mampu resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di Kampung Paju Anggang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Pasaman Barat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Program ini bukan sekadar membangun sebuah bangunan, melainkan menghadirkan harapan baru bagi keluarga yang selama ini tinggal dalam kondisi rumah yang tidak layak huni.

Kehadiran AKBP Agung Tribawanto bersama jajaran pejabat utama dan personel Polres Pasaman Barat disambut hangat oleh masyarakat, pemerintah nagari, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta keluarga penerima bantuan. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan sejak awal hingga selesai.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga.

Menurut AKBP Agung Tribawanto, program bedah rumah merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polres Pasaman Barat ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Kapolres sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah baru yang nantinya diharapkan menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, sehat, dan layak bagi keluarga penerima manfaat.

Tidak hanya hadir secara seremonial, AKBP Agung Tribawanto juga tampak meninjau langsung kondisi rumah lama yang selama ini ditempati oleh penerima bantuan. Kondisi bangunan yang sudah tidak layak menjadi alasan utama dipilihnya keluarga tersebut sebagai penerima program bedah rumah.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Polres Pasaman Barat ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret yang mampu memberikan manfaat langsung sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.

Raut haru dan bahagia terlihat jelas dari keluarga penerima bantuan. Bagi mereka, bantuan ini bukan hanya tentang pembangunan rumah baru, melainkan hadirnya harapan dan semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Semangat gotong royong yang terbangun menjadi bukti bahwa kepedulian sosial akan semakin kuat ketika dilakukan secara bersama-sama.

AKBP Agung Tribawanto menambahkan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Kepercayaan publik merupakan fondasi penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, dan kondusif.

Melalui program bedah rumah ini, Polres Pasaman Barat kembali membuktikan komitmennya dalam mengimplementasikan semangat Polri Presisi yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan kepedulian sosial. Dengan dimulainya pembangunan rumah tersebut, harapan baru kini tumbuh bagi keluarga penerima manfaat, sekaligus menjadi bukti bahwa Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat melalui tindakan nyata yang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi sesama.


TIM RMO


0/Post a Comment/Comments